Hai kenangan.. mengapa akhir-akhir ini kau bergelayut manja mengulang rindu?
semua sudah menjadi titik. mana lagi yang ingin kau ulang?
semuanya? ahh semua sudah jadi abu
perlukah aku memungut abu abu itu? mengumpulkannya kembali menjadi utuh?
nyatanya aku tidak bisa, bahkan waktupun tidak bisa membantu
hai kenangan.. kenapa kau memaksaku memeluk erat mu?
sudahlah.. pikiranku sudah lumpuh layu. lelah dengan harapanmu
beri aku waktu untuk tenang dan menerima yang nyata
ada yang lebih penting dari kenangan, masa depan
jangan lagi bawa-bawa rindu,sedih, dan kawan kawannya
sekarang kau hanya harus duduk manis
sekali-sekali aku akan menengokmu tapi tidak melulu
terimalah. kau hanya kenangan. tidak akan terulang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar