kudapati malam begitu menggoda
bisik angin disepertiga malam mengundang pengaduan
antara aku dan Dia
aku tertunduk mengemis haru
meminta pertolongan atas kekosongan
meminta ampun atas kehinaan diri
kusisipkan nama yang selalu setia
kusampaikan rindu padaMu untuk sosok yang tiada
hingga lepas semua tangis
senyap tapi ramai menggema
berharap aduan terdengar hingga diatas langit ke tujuh
dan harapan kembali membumbung
jenuh, mengikuti detik yang berlari tanpa tunggu
pikiran penuh tapi tangan kosong
mungkin hati lupa bersyukur
kumohon, bangunkan hati yang futur ini
bangkitkan lagi semangat yang padam
sampai waktu tidak bergerak lagi
tertuju kemana syair indah ini
BalasHapusPas lg galau. Wkwk
Hapus